PWI Sorong Raya Himbau Masyarakat Cerdas Mencermati Setiap Informasi

Kota Sorong, PW: Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong Raya, mengeluarkan pernyataan resmi terkait maraknya informasi di media sosial yang meresahkan masyarakat. Karena dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat, karya jurnalistik harus melalui kajian ataupun analisa yang dalam sebelum dipublikasikan.

Menurut Lexi Sitanala selaku Ketua PWI Sorong Raya yang juga wartawan senior CWM TV ini menyampaikan keprihatinannya atas berkembangnya informasi di media sosial kepada masyarakat yang bukan dari produk karya jurnalistik. Pemegang Sertifikasi Wartawan Utama dari Dewan Pers ini sangat mengecam penyebar informasi kepada masyarakat yang menimbulkan keresahan ataupun kegaduhan. Berikut siaran Pers resmi dari PWI Sorong Raya:

Siaran Pers PWI Sorong Raya

Melihat kondisi masyarakat kota Sorong, Provinsi Papua Barat yang dalam situasi menghadapi wabah virus Corona namun tertekan dan resah dengan penyebaran informasi-informasi yang tidak akurat, tidak berimbang sebagaimana karya jurnalistik.

Keresahan dan kepanikan warga masyarakat kota Sorong terlihat jelas sejak Rabu 8 April malam hingga Kamis 9 April 2020 dimana warga berbondong-bondong tanpa menghiraukan SOP jaga jarak pencegahan virus Corona mendatangi pasar dan supermarket untuk berbelanja.

Kepanikan warga masyarakat kota Sorong dipicu beredarnya video wawancara statement Wali Kota Sorong Lambert Jitmau tentang upaya pencegahan virus Corona dengan menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau berhenti total aktivitas selama tiga hari yang tidak melalui proses karya jurnalistik.

Berdasarkan undang-undang Republik Indonesia nomor 40 tahun 1999 pasal 6 tentang tugas dan peranannya pers, maka Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong Raya dengan tegas mengatakan bahwa video tersebut bukan karya jurnalistik dan penyebar video tersebut dapat diperkarakan secara hukum oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Melihat kegaduhan, dan keresahan di tengah-tengah kehidupan masyarakat kota Sorong dalam situasi wabah virus Corona (COVID-19) yang tidak bisa dikendalikan akhir-akhir ini, maka dalam waktu dekat ini, PWI Sorong Raya akan menyurati secara resmi kepada Polres Sorong Kota dan Polda Papua Barat untuk menindak tegas secara hukum siapapun dia yang menyebarkan informasi bukan karya jurnalistik tentang COVID-19 yang menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat.

PWI Sorong Raya juga akan menyurati secara resmi kepada Satgas COVID-19 kota Sorong serta pemerintah daerah kota Sorong agar dalam memberikan keterangan pers tentang kebijakan yang dilakukan dalam penanggulangan COVID-19 hendaklah diatur secara baik dan hanya khusus untuk Wartawan saja, sehingga informasi tersebut diproses melalui karya jurnalistik yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagaimana tugas dan fungsi jurnalis itu sendiri.

Siaran pers ini, PWI Sorong Raya lakukan demi menjaga ketenangan masyarakat dan tidak panik dengan informasi-informasi yang tidak jelas serta tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam situasi wabah virus Corona.

Sorong, 9 April 2020
Lexi Sitanala, Ketua PWI Sorong Raya

Total Views: 7308 ,

Related posts